KUPANG – Biro Umum dan Keuangan (BUK) Universitas Nusa Cendana (Undana) menggelar Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) Tahun 2026 sebagai langkah strategis untuk mengevaluasi kinerja dan meminimalisir hambatan administratif lintas unit. Forum yang berlangsung di Aula Lantai 3 Rektorat, Selasa (3/2/2026), ini difokuskan pada sinkronisasi jadwal kerja guna mencegah terjadinya deviasi dalam pelaporan keuangan.
RTM ini merupakan agenda krusial untuk meninjau efektivitas pelaksanaan anggaran tahun 2025, mematangkan program kerja tahun 2026, serta menyusun proyeksi awal anggaran tahun 2027.
Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Undana, Prof. Dr. Paul G. Tamelan, M.Si., menegaskan bahwa RTM bukan sekadar pertemuan formalitas tahunan. Menurutnya, forum ini adalah instrumen refleksi untuk membedah sistem kerja yang selama ini berjalan, baik secara manual maupun elektronik.
“Rapat Tinjauan Manajemen adalah momentum kita untuk meninjau kembali tata kelola secara mendalam. Setiap unit wajib memastikan administrasi berjalan tertib dan sinkron dengan sistem elektronik. Kesalahan sekecil apa pun dalam dokumen dapat berdampak serius pada kredibilitas kelembagaan,” tegas Prof. Paul dalam arahannya.
Mengatasi Hambatan dan Dorong Digitalisasi
Dalam diskusi intensif tersebut, setiap unit memaparkan berbagai kendala yang dihadapi pada tahun sebelumnya, mulai dari hambatan administratif, ketidaksesuaian prosedur, hingga keterlambatan pelaksanaan program. Hal ini menjadi dasar bagi universitas untuk memperkuat sistem dokumentasi berbasis digital.
Digitalisasi dipandang sebagai solusi utama untuk meningkatkan transparansi dan mempercepat koordinasi lintas unit. Selain itu, sistem yang terintegrasi secara digital akan membuat Undana jauh lebih siap dalam menghadapi audit berkala maupun evaluasi eksternal.
Tindak Lanjut Perbaikan Nyata
Prof. Paul meminta agar seluruh poin evaluasi yang muncul dalam RTM BUK ini tidak berhenti pada catatan meja, melainkan segera ditindaklanjuti dengan perbaikan nyata di lapangan. Hasil dari pertemuan ini akan menjadi bahan pertimbangan utama dalam RTM tingkat universitas untuk penetapan kebijakan strategis berikutnya.

Undana
Unggul
Share This News